validasi produk

Validasi Produk, Penting untuk Maksimalkan Proses Pembuatan Startup

validasi produk

Validasi produk merupakan salah satu faktor penting bagi proses terciptanya startup. Apabila hendak membuat startup, maka perlu keyakinan bahwa produk kamu merupakan salah satu yang bisa menyelesaikan permasalahan di masyarakat.

Sehingga nantinya bisnis bisa berkembang lebih stabil dan cepat. Lantas bagaimana bisa meyakini bahwa suatu produk tersebut dapat membantu untuk menyelesaikan masalah untuk masyarakat?

Mungkin saat menjalani bisnis tidak ada pebisnis yang yakin 100% tentang produknya bisa berhasil setelah launching. Tentunya harus meluncurkan dahulu baru bisa meyakini bahwa produk tersebut bisa tepat.

Namun proses prediksi yang bergantung pada komponen-komponen penting merupakan suatu usaha. Jadi tidak serta merta membuat produk ngawur begitu saja tanpa ada pedoman yang tepat.

Mengenal Validasi Produk

Pebisnis yang melakukan validasi produk atau product validation akan menambah keyakinan bahwa produk tersebut bisa menyelesaikan masalah di masyarakat. Product validation merupakan salah satu tahap dalam pembentukan startup.

Yang artinya product validation merupakan proses pengecekan bahwa produk yang kamu hasilkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bukan hanya sekadar asumsi belaka. Pada tahapan ini berfokus tentang ketepatan sasaran produk bisnis.

Tahapan Proses Melakukan Product Validation

Ada beberapa tahapan yang bisa kamu lakukan dalam melakukan proses product validation untuk bisnis. Beberapa yang perlu perusahaan lakukan adalah sebagai berikut.

1. Memahami Permasalahan

Hal utama yang perlu kamu lakukan adalah dengan memahami permasalahan yang ada. Apa yang sekarang atau saat ini sedang terjadi dan masyarakat masih belum mendapatkan berbagai penyelesaian.

Mungkin dengan memahami hal tersebut dan sesuai dengan apa yang pebisnis harapkan atau tujuan bisnis maka bisa dengan membantu menciptakan suatu produk dengan lebih mudah nantinya alias tepat sasaran.

Cara tersebut bisa benar-benar membantu untuk meyakinkan suatu produk yang pebisnis buat bisa menjadi suatu solusi untuk permasalahan yang ada di masyarakat.

Lakukan dengan memetakan berbagai permasalahan yang ada lalu kaitkan dengan berbagai pihak terkait.

2. Membuat Visi yang Jelas

Langkah selanjutnya setelah memahami apa yang menjadi persoalan atau masalah, bisa dengan mencoba membuat solusi. Bisa beberapa solusi yang memungkinkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.

Pastinya ada banyak sekali solusi di dalam pikiran pebisnis dan timnya. Oleh karenanya bisa memilih solusi mana yang terbaik dan perlu menjelaskan terkait bagaimana proses penyelesaian masalahnya.

Misalnya seperti persyaratan minimum yang menyatakan bahwa produk bisa berhasil. Dengan begitu pebisnis dapat meyakini terhadap solusi pada pilihan tersebut.

3. Memutuskan Solusi Terbaik untuk Membuat Prototype

Terkait dengan beberapa solusi terbaik yang kamu pilih, bisa dengan mulai melakukan pembuatan prototype. Atau di dalam dunia bisnis bisa orang sebut dengan Minimum Viable Product (MVP).

Fungsi penggunaan prototype ialah untuk melakukan tes pada berbagai produk yang dibuat. Untuk beberapa pengguna yang nantinya pebisnis bisa melihat feedback mereka untuk langkah perbaikan ke depannya.

Proses pembuatan MVP merupakan salah satu langkah yang bagus dan aman untuk membantu mengembangkan produk awal dan melakukan percepatan produksi di akhir.

4. Melakukan Wawancara atau Product Validation

Terakhir adalah fase penentu. Yang mana di tahap ini produk akan benar-benar melakukan uji coba kepada pengguna yang sebenarnya. Orang-orang yang hendak menggunakan produk tersebut adalah mereka yang menjadi calon target market kamu.

Sehingga bisa melihat seberapa efektifnya produk tersebut dapat membantu menyelesaikan permasalahan.

Nah itulah beberapa informasi terkait dengan validasi produk atau product validation. Tentunya penting sekali untuk membantu keberlangsungan suatu produk bisnis ke depannya.

izin umkm

Perizinan UKM Mudah, Begini Syarat dan Ketentuannya untuk Bisnis Kamu

izin umkm

Perizinan UKM memiliki peranan secara fundamental ketika kamu bekerja sama dengan pihak ketiga atau yang lainnya. Hal tersebut akan memberikan suatu jalan kemudahan dalam membangun bentuk kerjasama yang diinginkan.

Seperti misalnya saat membutuhkan tambahan modal untuk usaha, maka bisa melalui penyertaan pinjaman yang mudah. Bukan hanya itu saja melegalitaskan perizinan untuk UKM dapat membantu ancaman atas sanksi yang bisa merugikan bisnis.

Itulah kenapa pemerintah bersama dengan berbagai lembaga di bawahnya berusaha membantu masyarakat kecil di bidang perekonomian tersebut. Kamu bisa mengajukan untuk perizinan pada UKM.

Syarat Mengurus Perizinan UKM

Sesuai dengan peraturan presiden nomor 98 tahun 2014 terkait dengan perizinan untuk UKM maka kamu bisa mengajukannya. Mungkin bagi sebagian masih merasakan kebingungan saat hendak mengurus perizinan tersebut.

Padahal saat ini bisa kamu lakukan hanya dalam sehari proses pengurusan saja. Dan selanjutnya berkas bisa segera terpenuhi. Sebelum itu pastikan untuk mengetahui beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi ketika melakukan pengurusan perizinan.

  1. Melampirkan surat keterangan RT atau RW yang kamu gunakan sebagai lokasi usaha;
  2. Mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP);
  3. Mempunyai Kartu Keluarga;
  4. Melampirkan Pas Foto berwarna dengan ukuran 4×6 cm sebanyak dua lembar;
  5. Membuat formulir IUMK yang sudah tersedia.

Selanjutnya dokumen persyaratan akan pihak Lurah/Camat yang mendapatkan mandat dari Bupati atau walikota untuk melakukan proses pengecekan. Jika persyaratan lengkap, maka Lurah dan Camat memiliki hak untuk mengembalikan terlebih dahulu berkasnya kepada Kamu.

Keuntungan Pelaku UKM Melakukan Perizinan

Menurut pasal 1 angka 4 pada Peraturan Menteri Dalam negeri Nomor 83 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pemberian Izin Usaha Mikro dan Kecil, IUMK merupakan suatu tanda legalitas seseorang atau pelaku usaha tertentu berbentuk satu lembar.

Perlu kamu ketahui bahwa pelaku usaha mikro dan kecil wajib memiliki perizinan tersebut untuk memperoleh kepastian hukum dan berbagai sarana pemberdayaan dari pemerintah.

Secara lebih detailnya berikut ini adalah beberapa keuntungan melakukan pengurusan izin usaha untuk UKM.

1. Memperoleh Legalitas Perizinan

Mendapatkan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) bisa membantu seseorang mendapatkan perlindungan yang sah di mata hukum. Karena bukan tak mungkin jika suatu hari nanti akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Perlindungan hukum tersebut juga bukan hanya berguna untuk diri sendiri atau bisnis sendiri. Namun juga penting dalam menjalin kerja sama dengan pihak lain. Mereka akan lebih percaya akan kredibilitas usaha karena lebih resmi.

2. Memperoleh Pendampingan untuk Pengembangan Usaha

Penting sekali bisnis kecil mendapatkan pendampingan untuk mengembangkan usahanya. Sehingga bisa lebih besar dan semakin berkembang lagi. Seringkali pendampingan pelaku bisnis kecil akan diberikan oleh pemerintah.

3. Kemudahan Akses Pembiayaan Lembaga Keuangan Bank atau Non Bank

Bukan hanya itu saja, pelaku bisnis juga akan mendapatkan bantuan modal untuk menjalankan bisnisnya agar semakin berkembang lagi. Memiliki IUMK akan lebih mudah untuk mengajukan akses pembiayaan kepada lembaga seperti bank.

Bisa juga untuk mengajukan ke lembaga non bank. Dengan begitu permodalan tersebut bisa membantu memajukan usaha.

4. Mendapatkan Kemudahan Dalam Hal Pemberdayaan Pada Program Pemerintah

Baik dari pemerintah pusat atau daerah, memberikan pemberdayaan kepada para pelaku usaha mikro dan kecil. Pemberdayaan berguna untuk membantu mengembangkan potensi pelaku usaha tersebut.

Demikian beberapa informasi terkait dengan syarat dan keuntungan melakukan pengurusan perizinan UKM. Semoga informasi tersebut bisa membantu.

perbedaan ukm dengan umkm

Perbedaan UKM dan UMKM, Penting Supaya Tidak Keliru Memaknai

perbedaan ukm dengan umkm

Perbedaan UKM dan UMKM mengacu pada beberapa aspek terkait dengan aturan dan sebagainya. Namun seringkali masyarakat menyamakan kedua istilah tersebut. Tapi mereka yang menganggap demikian tidak sepenuhnya salah.

Ini karena tujuan antara UKM dan UMKM sebenarnya sama. Yaitu untuk mengembangkan usaha dalam rangka membangun perekonomian di Indonesia sesuai dengan demokrasi ekonomi dan berkeadilan.

UKM sendiri merupakan singkatan dari usaha kecil menengah. Sedangkan UMKM merupakan singkatan dari usaha mikro, kecil, dan menengah. Bahkan kepanjangannya sekilas juga mirip hanya ada sedikit kata yang membedakan.

Lantas sebenarnya apa beda kedua istilah tersebut? Lebih jelasnya mari simak informasi berikut ini.

Beberapa Perbedaan UKM dan UMKM

UKM dan UMKM memang memiliki perbedaan, meskipun seringkali yang masyarakat gunakan adalah istilah UMKM. Seperti informasi sebelumnya terkait dengan perbedaan UKM dan UMKM ada beberapa aspek yang membuatnya berbeda.

Berikut ini beberapa aspek perbedaan antara UKM dan UMKM yang perlu kamu pahami.

1. Omzet Usaha

Sesuai dengan UU Nomor 20 Tahun 2008, usaha mikro mempunyai hasil penjualan tahunan atau omzet terbanyak mencapai 300 juta. Sedangkan untuk usaha kecil mempunyai omzet per tahunnya lebih dari 300 juta sampai dengan 2,5 miliar.

Usaha menengah merupakan kategori yang memiliki omzet per tahunnya lebih dari 2,5 miliar sampai dengan 50 miliar rupiah. Lumayan besar, apakah omzet bisnis kamu sudah mencapai sekian rupiah yang tersebutkan?

Jika iya segera lakukan proses perizinan untuk melegalkan usaha kamu. Sehingga ke depannya bisa memperoleh berbagai kemudahan.

2. Kekayaan Bersih Usaha

Ada lagi aspek lain yang menjadi perbedaan yaitu kekayaan bersih usaha. Untuk usaha mikro paling banyak mencapai 50 juta rupiah. Sedangkan untuk kekayaan bersih usaha kecil berkisar lebih dari 50 juta rupiah sampai dengan 500 juta rupiah.

Sementara pada usaha menengah kisaran kekayaan lebih dari 500 juta rupiah sampai dengan maksimal 10 miliar rupiah. Semua kekayaan bersih tersebut tidak termasuk dengan tanah maupun bangunan.

3. Jumlah Karyawan atau Tenaga Kerja

Mengacu pada Badan Pusat Statistik, ketiga unit kategori tersebut mempunyai perbedaan pada jumlah tenaga kerjanya. Untuk usaha mikro mempunyai jumlah tenaga kerja setidaknya 1-5 orang.

Usaha kecil setidaknya memiliki jumlah tenaga kerja 6-19 orang. Dan untuk usaha menengah memiliki 20-99 tenaga kerja di dalam bisnisnya.

4. Perbedaan Modal Awal antara UKM dan UMKM

Perbedaan selanjutnya bisa terlihat dari besaran modal saat proses pendirian. Terkait dengan modal untuk mendirikan UKM adalah sebesar 50 juta rupiah. Sedangkan modal untuk mewujudkan UMKM yakni sebesar 300 juta.

Atau bisa juga dengan mendapatkan bantuan pemerintah untuk pembiayaan modal. UMKM membutuhkan modal besar di awal.

Karena memang UMKM yang mempunyai pengaruh dalam pertumbuhan dan perkembangan perekonomian di Indonesia. Sementara untuk UKM hanya bernilai keuntungan kecil saja atau perorangan.

5. Pembinaan Usaha

Sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 23 Tahun 2014, untuk usaha skala mikro mendapatkan binaan dari kabupaten dan kota. Sedangkan untuk usaha kecil juga mendapatkan binaan dari kabupaten dan kota. Sementara usaha menengah mendapatkan binaan dari pembinaan skala nasional.

6. Pajak

Wajib pajak adalah mereka yang mendapatkan penghasilan dengan peredaran bruto tidak melebihi Rp4,8 miliar sebesar 0,5%. Itu artinya untuk pelaku usaha yang mempunyai peredaran bruto tertentu tidak wajib untuk membayarkan PPN di setiap transaksinya.

Terkait dengan pajak pengenaannya berdasarkan dengan kondisi usaha. Terkait dengan perpajakan jika masih bingung bisa mencari konsultan pajak agar mendapatkan analisa yang jelas.

Demikian beberapa informasi terkait dengan perbedaan UKM dan UMKM. Semoga informasi tersebut bisa membantu kamu.

Social Media Marketing

Social Media Marketing, Aspek Penting Pemasaran Digital di Tahun 2022

Social Media Marketing

Social media marketing bukanlah suatu hal yang asing di dunia bisnis masa kini. Mengingat perkembangan teknologi yang terus berkembang pesat. Kini pemasaran untuk suatu produk bisnis tidak lagi sebatas model konvensional saja.

Marketing digital sudah membuat hampir keseluruhan bisnis menggunakannya untuk menyasar calon pelanggan. Salah satu aspek penting di dalam dunia pemasaran digital adalah media sosial marketing.

Lantas apakah bisnis kamu sudah menggunakannya dengan tepat? Sudah atau belum mari menyimak ulasan berikut ini. Mari memulainya dengan pengertian media sosial marketing sebagai berikut.

Mengenal Social Media Marketing

Social media marketing merupakan suatu strategi pemasaran yang menggunakan platform media sosial untuk melakukannya. Ada banyak sekali konten yang bisa pebisnis unggah di media sosial untuk sarana promosi.

Konten bisa bersifat umum, panduan, hingga berjenis penawaran suatu produk. Dalam praktiknya proses media sosial marketing ini dapat berpadu dengan upaya yang lain. Seperti penggunaan website, blog, email, dan sebagainya.

Ada banyak platform media sosial yang bisa kamu gunakan untuk promosi bisnis. Berikut ini contoh platform media sosial yang sering pebisnis gunakan untuk media promosi.

  1. Facebook;
  2. Youtube;
  3. Instagram;
  4. Twitter;
  5. Tiktok;
  6. LinkedIn;
  7. Snapchat;
  8. Pinterest, dan banyak lagi lainnya.

Sebelum menentukan platform mana saja yang cocok untuk marketing bisnis kamu, ada baiknya perlu memahami pemasaran digital terlebih dahulu.

Penerapan Strategi Media Sosial Marketing untuk Bisnis yang Tepat

Berikut ini merupakan beberapa penerapan strategi untuk digital marketing platform media sosial yang bisa kamu terapkan. Simak ulasan berikut ini.

1. Memakai Platform Instagram

Salah satu platform yang potensial adalah Instagram. Hampir seluruh masyarakat di seluruh dunia menggunakan platform tersebut untuk hiburan termasuk para artis dan influencer.

Postingan pada Instagram bisa mempengaruhi suatu keputusan dalam proses pembelian oleh konsumen. Untuk memastikan proses pemasaran bisa berhasil maka pastikan menggunakan strategi yang tepat.

Misalnya dengan beralih ke akun profesional atau Instagram bisnis. Kemudian ciptakan konten yang menarik dan kreatif.

2. Memanfaatkan Berbagai Fitur Terbaik Instagram untuk Promosi Bisnis

Berbagai tools pada Instagram akan membantu melakukan proses pemasaran digital dengan lebih baik dan mudah. Seperti menggunakan tools analisis data untuk mereview, berbagai alat pengeditan foto, dan sebagainya.

3. Iklan Instagram

Pastikan iklan efektif dan mampu menjangkau pelanggan sehingga bisa memasang iklan di platform Instagram dengan tepat. Namun dalam menentukan iklan Instagram ada biaya yang perlu Kamu bayarkan.

4. Memanfaatkan Iklan Facebook untuk Hasil yang Lebih Optimal

Menggunakan Facebook sebagai salah satu platform untuk promosi. Di dalam Facebook juga terdapat layanan iklan berbayar sebagaimana Instagram. Gunanya untuk bisa menjangkau pelanggan dengan lebih tepat sasaran.

5. Memaksimalkan Konten Pengguna

Memaksimalkan konten pengguna atau user generated content merupakan postingan konsumen yang merekomendasikan suatu produk kamu pada akun pribadinya.

Konten pengguna tersebut bisa menjadi strategi pemasaran yang media sosial yang tepat. Selain itu juga membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan karena hasil rekomendasi orang akan lebih terpercaya.

6. Menggunakan Plugin Media Sosial Terbaik pada Situs Web

Apakah kamu juga menjalankan promosi bisnis lewat situs web? Hal ini bisa Kamu manfaatkan atau lebih tepatnya untuk kolaborasi. Jadi plugin media sosial WordPress bisa Kamu integrasikan dengan mudah.

Nah, itulah beberapa informasi terkait dengan social media marketing yang bisa kamu terapkan ke dalam konsep promosi bisnis. Semoga informasi ini membantu.

customer segement business model canvas

Business Model Canvas, Kerangka Kerja untuk Buat Strategi Usaha Makin Dipahami

Business model canvas merupakan salah satu konsep yang sudah banyak pebisnis gunakan di masa kini. Bahkan beberapa perusahaan besar seperti Honda, Toyota, hingga Amazon sudah menerapkan konsep tersebut dalam menjalankan perusahaannya.

Konsep bisnis dengan model canvas cocok untuk kamu yang merancang ide dengan model terstruktur dan mudah. Sehingga dalam memahami atau menerapkan bisa lebih simpel. Menarik bukan?

Mengenal Apa Itu Business Model Canvas?

Business model canvas adalah kerangka manajemen untuk suatu bisnis. Yang mana penting untuk merancang strategi yang tepat untuk dijalankan dalam suatu bisnis.

Sebagaimana canvas untuk lukisan, konsep bisnis ini dibuat dengan model suatu framework sederhana. Kerangka sederhana tersebut akan memudahkan kamu dalam melihat gambaran sebuah ide dan merencanakan realisasi ke dalam bisnis.

Sehingga pelaksanaannya bisa lebih cepat dan ringkas sesuai dengan pedoman konsep tersebut. Itulah kenapa business model canvas perlu pebisnis buat agar tersimpan dengan tepat dan kemudian mengembangkannya.

Menggunakan konsep model canvas akan membuat pebisnis jadi lebih cepat dalam mengambil suatu keputusan. Apakah bisnis tersebut perlu untuk lanjut atau tidak.

9 Elemen Bisnis dengan Model Canvas

Apabila hendak menerapkan model canvas, kamu perlu untuk memperhatikan beberapa elemen yang penting. Beberapa elemen tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Customer segment atau lebih tepatnya segmentasi konsumen. Di dalamnya kamu akan menentukan target yang tepat untuk menyasar pasar;customer segement business model canvas
  2. Value propositions atau proposisi nilai konsumen adalah mengetahui seberapa besar bisnis kamu memiliki manfaat untuk para target konsumen tersebut;value propositions business model canvas
  3. Channels, sebagai media interaksi antara bisnis dengan konsumen dalam menyampaikan suatu produk beserta layanannya;channels business model canvas
  4. Hubungan konsumen atau customer relationship penting untuk membuat mereka tidak gampang berpaling. Pelayanan yang baik bisa kamu mulai dari hubungan yang baik pula;customer relationship business model canvas
  5. Sumber pendapatan adalah suatu hal penting untuk sebuah ukuran dan bagaimana perlu berkembang agar bisa meningkat;revenue stream business model canvas
  6. Sumber daya yang kompetitif sangat berguna di dalam dunia industri saat ini, mengingat banyak persaingan dengan kompetitor;key resources business model canvas
  7. Aktivitas yang dijalankan merupakan elemen dalam business model canvas yang menjelaskan seluruh aktivitas terkait dengan usaha;key activities business model canvas
  8. Key partnership atau kerja sama merupakan sumber daya di luar perusahaan yang penting untuk mencapai aktivitas yang hendak perusahaan jalankan;key partners business model canvas
  9. Struktur biaya, mencangkup proses pemetaan biaya untuk mengoperasikan bisnis agar sesuai dengan value proposition.cost structure business model canvas

Cara Membuat Business Model Canvas

Setelah menyimak berbagai elemen penting, maka kamu bisa menerapkannya untuk membuat business model canvas tersebut. Berikut ini adalah beberapa cara dalam membuat bisnis dengan model canvas yang bisa kamu ikuti.

1. Analisa Kompetitor

Melakukan analisis terhadap kompetitor atau pesaing akan menambah wawasan. Bisa melihat dari sisi kegagalan maupun keberhasilannya untuk menjadi pembelajaran.

2. Mengurutkan Elemen dengan Terstruktur

Urutkan sembilan elemen model canvas tersebut secara sistematis dan terstruktur agar lebih tepat tentang prioritas mana yang lebih penting.

3. Menghubungkan Setiap Elemen

Menghubungkan setiap elemen yang ada akan membantu dalam menyusun strategi yang tepat. Karena setiap elemen akan saling terhubung dan berkaitan satu sama lain.

4. Fokus dengan Kondisi Saat Ini

Pebisnis boleh saja merancang strategi di masa depan, namun lebih baik dalam menerapkan model canvas tersebut lebih terfokus untuk kondisi masa kini. Pasalnya kondisi dapat berubah sewaktu-waktu.

5. Melakukan Review

Setelah semuanya beres, maka pastikan untuk melakukan pengecekan ulang. Guna membantu memeriksa bagian mana yang kurang dan jika perlu bisa memperbaikinya.

Itulah beberapa poin penting di dalam penerapan business model canvas. Tidak ada salahnya untuk mencoba menerapkannya pada bisnis kamu. Selamat mencoba.

Apa itu sociopreneur? Berikut Pengertian Sociopreneur dan Contoh Nyata

Apa pengertian sociopreneur? Sebelum itu, kita semua pasti sudah mengenal istilah wirausaha atau dalam bahasa Inggris disebut entrepreneur. Dalam bidang usaha atau bisnis, ternyata ada banyak jenisnya, tidak hanya entrepreneur saja. Salah satunya yang cukup populer di kalangan wirausahawan milenial adalah sociopreneur atau wirausaha sosial.

Sociopreneur menurut cashlez adalah bisnis yang berjalan berdasarkan pengaruhnya terhadap sosial masyarakat dan lingkungan. Ide bisnis seorang sociopreneur, umumnya berangkat dari masalah sosial sekitar, kemudian bisnis itu muncul sebagai solusi atas masalah tersebut.

Tokoh dan Contoh Sociopreneur di Indonesia

Sesuai dengan pengertian sociopreneur, ternyata banyak tokoh yang sudah menerapkan dan sukses di Indonesia. Mereka tidak hanya mendapatkan profit materi saja, tetapi juga mampu memberikan manfaat untuk masyarakat sosial.

1. Tarjono Slamet

tarjono slamet

Mendirikan Yayasan Penyandang Cacat Mandiri yang mana semua karyawan di dalamnya merupakan disabilitas. Tarjono Slamet memiliki pengalaman kelam, pada 1990 kaki kirinya harus dokter amputasi serta kesepuluh jari tangannya tidak dapat bergerak lantaran kerusakan syaraf. Namun Tarjono Slamet kembali bangkit dan memulai sociopreneur hingga berkeliling dunia.

2. Mesty Ariotedjo

mesty ariotedjo

Memanfaatkan situs web untuk menggalang dana, Mesty Ariotedjo melalui wecare.id merealisasikan kepedulian untuk kesehatan masyarakat. Terutama masyarakat kurang mampu di pelosok daerah Indonesia.

3. Masril Koto

masril koto

Masril Koto melihat kenyataan dalam sektor pertanian yang terdapat masalah seperti modal. Menjadi seorang petani, membuatnya paham betul apa yang benar-benar mereka butuhkan. Walaupun belum merasakan lulus Sekolah Dasar (SD), dirinya berhasil mendirikan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Prima Tani di daerahnya.

Misi utama dari LKMA Prima Tani tersebut adalah mensejahterakan para petani dengan berbagai macam produk tabungan. Antara lain tabungan persiapan persalinan, biaya pendidikan anak, hingga tabungan untuk pajak kendaraan.

Selain ketiga tokoh dan contoh bidang sociopreneurnya di atas, masih ada ratusan bahkan ribuan orang yang peduli dengan sesama. Dengan mengetahui apa itu pengertian sociopreneur, barangkali di lingkungan sekitar Kamu ada sosok sociopreneur serupa mereka.

Tips Sociopreneur yang Sebaiknya Kamu Tahu

Memberikan dampak positif dan baik kepada masyarakat sekitar atas bisnis Kamu, akan memberi rasa kepuasan tersendiri. Berikut ini beberapa tips utama dalam membangun sociopreneur yang baik.

1. Mendalami Isu dan Ide Bisnis Sociopreneur

Seorang sociopreneur berangkat dari isu dan fenomena sosial, ketika kamu mempunyai ketertarikan di sana, maka bisa memberi solusi dengan bisnis tertentu. Namun jauh sebelum itu, kamu harus paham betul terkait fenomena sosial tersebut.

Kemudian perbanyak riset hingga mendapat kesimpulan yang valid. Langsung memulai tanpa konsep atau perencanaan justru bisa berakibat kurang baik. Hal ini juga berkaitan dengan ide bisnis sociopreneur kamu supaya memberikan hasil terbaik untuk masyarakat dan lingkungan.

2. Transparansi Menjadi Kunci dalam Menjalankan Bisnis Sociopreneur

Untuk menghindarkan dari kecurigaan, khususnya untuk penyumbang dana, seorang sociopreneur harus menjalankan usaha atau bisnis dengan transparan. Setelah membuat pembukuan yang matang dan rinci, kamu dapat menambah dengan membuat situs web untuk menyampaikan informasi.

3. Menyeimbangkan Profit dan Dampak Bisnis

Supaya bisnis bisa terus menjadi solusi dari fenomena sosial tersebut, maka bisnis harus tetap berjalan dengan mendapatkan profit. Hal ini tentunya tidak semudah saat dikatakan, kamu harus menyeimbangkan antara profit materi dengan dampak baik ke sosial.

Itulah penjelasan pengertian sociopreneur, tokoh dan contoh, serta bagaimana tips dasar memulainya. Semoga bermanfaat!

google trend

3 Tips Kerja Cerdas Sebelum Kerja Keras Ala Tim Marcomm ASC

Mungkin kita sering mendengar untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis haruslah kerja keras. Tapi  ternyata, untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis tidak bisa hanya mengandalkan kerja keras semata namun juga harus kerja cerdas.

Pada artikel ini, kita akan berikan 3 tips kerja cerdas ala marcomm ASC

  1. Bekerja dengan Data

Bekerja dengan menggunakan data sebagai salah satu sumber utama adalah keharusan di era sekarang, data diolah menjadi berbagai turunan seperti strategi pemasaran, desain sampai fitur produk yang sesuai dan dibutuhkan oleh audience sasaran kita. Pastikan data yang digunakan sudah di tes validitasnya.

google trend

Keyword Sepatu Bola di Google Trend

Contoh: A dan B adalah penjual sepatu bola online.

A sudah paham pentingnya data, oleh karena itu A memanfaatkan google trends untuk melihat wilayah mana yang banyak mencari sepatu bola di google trends dan fokus beriklan di wilayah tersebut.

Sedangkan B belum mengerti memanfaatkan data. Alhasil B mengiklankan produknya tidak tepat sasaran.

Tentunya kamu gamau salah langkah karena ga punya data kan?

  1. Bekerja dengan KPI

KPI atau Key Performance Indicator adalah nilai – nilai kunci yang ditetapkan sebagai poin penilaian performa dari seseorang atau divisi tertentu. Nah sebelum kerja pastikan KPI yang ingin dikejar oleh kamu atau team itu apa, bisa mulai dari peningkatan omzet, peningkatan engagement produk konten dsb.

Key Performance Indicator

Bobot KPI (%) Satuan Target Aktual Skor Skor Akhir

Pertumbuhan penjualan

40

Persen 20 27 135 54

Target penjualan

40

Unit 1200 1270 106

42,4

Akuisisi pelanggan baru 20 Persen 15 12 80

16

100  

112,4

Contoh KPI Sales

  1. Bekerja dengan sistem

Tanpa sistem, itu seperti kamu jalan di hutan rimba tanpa kompas, bakal berantakan flow-nya. Untuk itu, pastikan kamu sudah membuat flowchart untuk masing – masing pekerjaan. Buat yang sederhana aja yang penting cukup jelas darimana memulai, proses evaluasi sampai tahapan finishing dan reporting.

flowchart pengembangan produk

flowchart pengembangan produk

Setelah kerja cerdas, terus apalagi?

Kerja cerdas bukan berarti menghilangkan faktor kerja keras, karena kedua cara kerja tersebut merupakan kesinambungan yang tidak bisa dipisahkan. Poinnya adalah tentang efektivitas dan efisiensi (menyalurkan energi dan dana semaksimal mungkin secara tepat sasaran). Proses yang disempurnakan dengan cara evaluasi berkala, maka hasil yang diharapkan ada dalam genggaman!

Astra Startup Challenge BATCH 6 Tahun 2022 Telah Di buka !!!

APA ITU ASTRA START-UP CHALLENGE?

Astra Startup Challenge (ASC) merupakan salah satu rangkaian program pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang digagas oleh Astra dan didukung oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia. Tujuan dari ASC adalah untuk membantu generasi muda usia 18-35 tahun meningkatkan motivasi dan inovasi dalam berwirausaha secara kreatif. Program ini akan mendukung startup untuk berkembang menjadi institusi bisnis yang siap tumbuh dan menghadapi persaingan.

Program ini terdiri dari beberapa kegiatan utama :

1. Proposal Submission
Peserta akan diseleksi berdasarkan proposal bisnis yang akan dilakukan atau berdasarkan kondisi bisnis yang sedang dimiliki saat ini. Rencana bisnis yang diajukan untuk ASC akan dievaluasi oleh panel profesional bisnis.

2. Entrepreneur Camp
Peserta yang telah lolos seleksi proposal, akan diundang oleh Astra bersama Badan Inkubator yang telah dipilih oleh Astra untuk mengikuti Entrepreneur Camp selama 3 hari 2 malam secara gratis. Peserta akan dibekali hal-hal menarik mengenai startup dan bersiap untuk sukses di dunia bisnis. Dalam Entrepreneur Camp, peserta juga akan diseleksi menjadi finalis ASC dan berhak mengikuti mentoring.

3. Mentoring
Para finalis ASC berkesempatan mendapatkan pendanaan atau peminjaman modal usaha, pendampingan, dan pelatihan program selama 6 bulan secara gratis baik melalui direct mentoring maupun melalui online. Direct mentoring dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan dan finalis akan dibekali 6 paket modul bisnis secara gratis. Disetiap pertemuan mentoring terdapat mini competition yang akan menentukan klasemen sementara finalis ASC.

4. Astra Startup Challenge Awarding
Tiga finalis ASC dengan nilai klasemen tertinggi akan mendapatkan hadiah uang tunai sebagai dana bantuan usaha oleh Astra dan paket wisata rohani untuk 3 pemenang.

5. Lifetime Coaching
Para finalis berhak mendapatkan kesempatan coaching seumur hidup dengan para ahli dan startup hingga bisnis berkembang dan sukses memiliki revenue yang ditargetkan. Serta berkesempatan menjadi mitra binaan PT Astra International Tbk, Astra Ventura, FIFGROUP, dan Yayasan Dharma Bakti Astra.