Apa pengertian sociopreneur? Sebelum itu, kita semua pasti sudah mengenal istilah wirausaha atau dalam bahasa Inggris disebut entrepreneur. Dalam bidang usaha atau bisnis, ternyata ada banyak jenisnya, tidak hanya entrepreneur saja. Salah satunya yang cukup populer di kalangan wirausahawan milenial adalah sociopreneur atau wirausaha sosial.
Sociopreneur menurut cashlez adalah bisnis yang berjalan berdasarkan pengaruhnya terhadap sosial masyarakat dan lingkungan. Ide bisnis seorang sociopreneur, umumnya berangkat dari masalah sosial sekitar, kemudian bisnis itu muncul sebagai solusi atas masalah tersebut.
Tokoh dan Contoh Sociopreneur di Indonesia
Sesuai dengan pengertian sociopreneur, ternyata banyak tokoh yang sudah menerapkan dan sukses di Indonesia. Mereka tidak hanya mendapatkan profit materi saja, tetapi juga mampu memberikan manfaat untuk masyarakat sosial.
1. Tarjono Slamet

Mendirikan Yayasan Penyandang Cacat Mandiri yang mana semua karyawan di dalamnya merupakan disabilitas. Tarjono Slamet memiliki pengalaman kelam, pada 1990 kaki kirinya harus dokter amputasi serta kesepuluh jari tangannya tidak dapat bergerak lantaran kerusakan syaraf. Namun Tarjono Slamet kembali bangkit dan memulai sociopreneur hingga berkeliling dunia.
2. Mesty Ariotedjo

Memanfaatkan situs web untuk menggalang dana, Mesty Ariotedjo melalui wecare.id merealisasikan kepedulian untuk kesehatan masyarakat. Terutama masyarakat kurang mampu di pelosok daerah Indonesia.
3. Masril Koto

Masril Koto melihat kenyataan dalam sektor pertanian yang terdapat masalah seperti modal. Menjadi seorang petani, membuatnya paham betul apa yang benar-benar mereka butuhkan. Walaupun belum merasakan lulus Sekolah Dasar (SD), dirinya berhasil mendirikan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Prima Tani di daerahnya.
Misi utama dari LKMA Prima Tani tersebut adalah mensejahterakan para petani dengan berbagai macam produk tabungan. Antara lain tabungan persiapan persalinan, biaya pendidikan anak, hingga tabungan untuk pajak kendaraan.
Selain ketiga tokoh dan contoh bidang sociopreneurnya di atas, masih ada ratusan bahkan ribuan orang yang peduli dengan sesama. Dengan mengetahui apa itu pengertian sociopreneur, barangkali di lingkungan sekitar Kamu ada sosok sociopreneur serupa mereka.
Tips Sociopreneur yang Sebaiknya Kamu Tahu
Memberikan dampak positif dan baik kepada masyarakat sekitar atas bisnis Kamu, akan memberi rasa kepuasan tersendiri. Berikut ini beberapa tips utama dalam membangun sociopreneur yang baik.
1. Mendalami Isu dan Ide Bisnis Sociopreneur
Seorang sociopreneur berangkat dari isu dan fenomena sosial, ketika kamu mempunyai ketertarikan di sana, maka bisa memberi solusi dengan bisnis tertentu. Namun jauh sebelum itu, kamu harus paham betul terkait fenomena sosial tersebut.
Kemudian perbanyak riset hingga mendapat kesimpulan yang valid. Langsung memulai tanpa konsep atau perencanaan justru bisa berakibat kurang baik. Hal ini juga berkaitan dengan ide bisnis sociopreneur kamu supaya memberikan hasil terbaik untuk masyarakat dan lingkungan.
2. Transparansi Menjadi Kunci dalam Menjalankan Bisnis Sociopreneur
Untuk menghindarkan dari kecurigaan, khususnya untuk penyumbang dana, seorang sociopreneur harus menjalankan usaha atau bisnis dengan transparan. Setelah membuat pembukuan yang matang dan rinci, kamu dapat menambah dengan membuat situs web untuk menyampaikan informasi.
3. Menyeimbangkan Profit dan Dampak Bisnis
Supaya bisnis bisa terus menjadi solusi dari fenomena sosial tersebut, maka bisnis harus tetap berjalan dengan mendapatkan profit. Hal ini tentunya tidak semudah saat dikatakan, kamu harus menyeimbangkan antara profit materi dengan dampak baik ke sosial.
Itulah penjelasan pengertian sociopreneur, tokoh dan contoh, serta bagaimana tips dasar memulainya. Semoga bermanfaat!

Add a Comment