izin umkm

Perizinan UKM Mudah, Begini Syarat dan Ketentuannya untuk Bisnis Kamu

izin umkm

Perizinan UKM memiliki peranan secara fundamental ketika kamu bekerja sama dengan pihak ketiga atau yang lainnya. Hal tersebut akan memberikan suatu jalan kemudahan dalam membangun bentuk kerjasama yang diinginkan.

Seperti misalnya saat membutuhkan tambahan modal untuk usaha, maka bisa melalui penyertaan pinjaman yang mudah. Bukan hanya itu saja melegalitaskan perizinan untuk UKM dapat membantu ancaman atas sanksi yang bisa merugikan bisnis.

Itulah kenapa pemerintah bersama dengan berbagai lembaga di bawahnya berusaha membantu masyarakat kecil di bidang perekonomian tersebut. Kamu bisa mengajukan untuk perizinan pada UKM.

Syarat Mengurus Perizinan UKM

Sesuai dengan peraturan presiden nomor 98 tahun 2014 terkait dengan perizinan untuk UKM maka kamu bisa mengajukannya. Mungkin bagi sebagian masih merasakan kebingungan saat hendak mengurus perizinan tersebut.

Padahal saat ini bisa kamu lakukan hanya dalam sehari proses pengurusan saja. Dan selanjutnya berkas bisa segera terpenuhi. Sebelum itu pastikan untuk mengetahui beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi ketika melakukan pengurusan perizinan.

  1. Melampirkan surat keterangan RT atau RW yang kamu gunakan sebagai lokasi usaha;
  2. Mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP);
  3. Mempunyai Kartu Keluarga;
  4. Melampirkan Pas Foto berwarna dengan ukuran 4×6 cm sebanyak dua lembar;
  5. Membuat formulir IUMK yang sudah tersedia.

Selanjutnya dokumen persyaratan akan pihak Lurah/Camat yang mendapatkan mandat dari Bupati atau walikota untuk melakukan proses pengecekan. Jika persyaratan lengkap, maka Lurah dan Camat memiliki hak untuk mengembalikan terlebih dahulu berkasnya kepada Kamu.

Keuntungan Pelaku UKM Melakukan Perizinan

Menurut pasal 1 angka 4 pada Peraturan Menteri Dalam negeri Nomor 83 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pemberian Izin Usaha Mikro dan Kecil, IUMK merupakan suatu tanda legalitas seseorang atau pelaku usaha tertentu berbentuk satu lembar.

Perlu kamu ketahui bahwa pelaku usaha mikro dan kecil wajib memiliki perizinan tersebut untuk memperoleh kepastian hukum dan berbagai sarana pemberdayaan dari pemerintah.

Secara lebih detailnya berikut ini adalah beberapa keuntungan melakukan pengurusan izin usaha untuk UKM.

1. Memperoleh Legalitas Perizinan

Mendapatkan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) bisa membantu seseorang mendapatkan perlindungan yang sah di mata hukum. Karena bukan tak mungkin jika suatu hari nanti akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Perlindungan hukum tersebut juga bukan hanya berguna untuk diri sendiri atau bisnis sendiri. Namun juga penting dalam menjalin kerja sama dengan pihak lain. Mereka akan lebih percaya akan kredibilitas usaha karena lebih resmi.

2. Memperoleh Pendampingan untuk Pengembangan Usaha

Penting sekali bisnis kecil mendapatkan pendampingan untuk mengembangkan usahanya. Sehingga bisa lebih besar dan semakin berkembang lagi. Seringkali pendampingan pelaku bisnis kecil akan diberikan oleh pemerintah.

3. Kemudahan Akses Pembiayaan Lembaga Keuangan Bank atau Non Bank

Bukan hanya itu saja, pelaku bisnis juga akan mendapatkan bantuan modal untuk menjalankan bisnisnya agar semakin berkembang lagi. Memiliki IUMK akan lebih mudah untuk mengajukan akses pembiayaan kepada lembaga seperti bank.

Bisa juga untuk mengajukan ke lembaga non bank. Dengan begitu permodalan tersebut bisa membantu memajukan usaha.

4. Mendapatkan Kemudahan Dalam Hal Pemberdayaan Pada Program Pemerintah

Baik dari pemerintah pusat atau daerah, memberikan pemberdayaan kepada para pelaku usaha mikro dan kecil. Pemberdayaan berguna untuk membantu mengembangkan potensi pelaku usaha tersebut.

Demikian beberapa informasi terkait dengan syarat dan keuntungan melakukan pengurusan perizinan UKM. Semoga informasi tersebut bisa membantu.

Apa itu sociopreneur? Berikut Pengertian Sociopreneur dan Contoh Nyata

Apa pengertian sociopreneur? Sebelum itu, kita semua pasti sudah mengenal istilah wirausaha atau dalam bahasa Inggris disebut entrepreneur. Dalam bidang usaha atau bisnis, ternyata ada banyak jenisnya, tidak hanya entrepreneur saja. Salah satunya yang cukup populer di kalangan wirausahawan milenial adalah sociopreneur atau wirausaha sosial.

Sociopreneur menurut cashlez adalah bisnis yang berjalan berdasarkan pengaruhnya terhadap sosial masyarakat dan lingkungan. Ide bisnis seorang sociopreneur, umumnya berangkat dari masalah sosial sekitar, kemudian bisnis itu muncul sebagai solusi atas masalah tersebut.

Tokoh dan Contoh Sociopreneur di Indonesia

Sesuai dengan pengertian sociopreneur, ternyata banyak tokoh yang sudah menerapkan dan sukses di Indonesia. Mereka tidak hanya mendapatkan profit materi saja, tetapi juga mampu memberikan manfaat untuk masyarakat sosial.

1. Tarjono Slamet

tarjono slamet

Mendirikan Yayasan Penyandang Cacat Mandiri yang mana semua karyawan di dalamnya merupakan disabilitas. Tarjono Slamet memiliki pengalaman kelam, pada 1990 kaki kirinya harus dokter amputasi serta kesepuluh jari tangannya tidak dapat bergerak lantaran kerusakan syaraf. Namun Tarjono Slamet kembali bangkit dan memulai sociopreneur hingga berkeliling dunia.

2. Mesty Ariotedjo

mesty ariotedjo

Memanfaatkan situs web untuk menggalang dana, Mesty Ariotedjo melalui wecare.id merealisasikan kepedulian untuk kesehatan masyarakat. Terutama masyarakat kurang mampu di pelosok daerah Indonesia.

3. Masril Koto

masril koto

Masril Koto melihat kenyataan dalam sektor pertanian yang terdapat masalah seperti modal. Menjadi seorang petani, membuatnya paham betul apa yang benar-benar mereka butuhkan. Walaupun belum merasakan lulus Sekolah Dasar (SD), dirinya berhasil mendirikan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Prima Tani di daerahnya.

Misi utama dari LKMA Prima Tani tersebut adalah mensejahterakan para petani dengan berbagai macam produk tabungan. Antara lain tabungan persiapan persalinan, biaya pendidikan anak, hingga tabungan untuk pajak kendaraan.

Selain ketiga tokoh dan contoh bidang sociopreneurnya di atas, masih ada ratusan bahkan ribuan orang yang peduli dengan sesama. Dengan mengetahui apa itu pengertian sociopreneur, barangkali di lingkungan sekitar Kamu ada sosok sociopreneur serupa mereka.

Tips Sociopreneur yang Sebaiknya Kamu Tahu

Memberikan dampak positif dan baik kepada masyarakat sekitar atas bisnis Kamu, akan memberi rasa kepuasan tersendiri. Berikut ini beberapa tips utama dalam membangun sociopreneur yang baik.

1. Mendalami Isu dan Ide Bisnis Sociopreneur

Seorang sociopreneur berangkat dari isu dan fenomena sosial, ketika kamu mempunyai ketertarikan di sana, maka bisa memberi solusi dengan bisnis tertentu. Namun jauh sebelum itu, kamu harus paham betul terkait fenomena sosial tersebut.

Kemudian perbanyak riset hingga mendapat kesimpulan yang valid. Langsung memulai tanpa konsep atau perencanaan justru bisa berakibat kurang baik. Hal ini juga berkaitan dengan ide bisnis sociopreneur kamu supaya memberikan hasil terbaik untuk masyarakat dan lingkungan.

2. Transparansi Menjadi Kunci dalam Menjalankan Bisnis Sociopreneur

Untuk menghindarkan dari kecurigaan, khususnya untuk penyumbang dana, seorang sociopreneur harus menjalankan usaha atau bisnis dengan transparan. Setelah membuat pembukuan yang matang dan rinci, kamu dapat menambah dengan membuat situs web untuk menyampaikan informasi.

3. Menyeimbangkan Profit dan Dampak Bisnis

Supaya bisnis bisa terus menjadi solusi dari fenomena sosial tersebut, maka bisnis harus tetap berjalan dengan mendapatkan profit. Hal ini tentunya tidak semudah saat dikatakan, kamu harus menyeimbangkan antara profit materi dengan dampak baik ke sosial.

Itulah penjelasan pengertian sociopreneur, tokoh dan contoh, serta bagaimana tips dasar memulainya. Semoga bermanfaat!

Astra Startup Challenge BATCH 6 Tahun 2022 Telah Di buka !!!

APA ITU ASTRA START-UP CHALLENGE?

Astra Startup Challenge (ASC) merupakan salah satu rangkaian program pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang digagas oleh Astra dan didukung oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia. Tujuan dari ASC adalah untuk membantu generasi muda usia 18-35 tahun meningkatkan motivasi dan inovasi dalam berwirausaha secara kreatif. Program ini akan mendukung startup untuk berkembang menjadi institusi bisnis yang siap tumbuh dan menghadapi persaingan.

Program ini terdiri dari beberapa kegiatan utama :

1. Proposal Submission
Peserta akan diseleksi berdasarkan proposal bisnis yang akan dilakukan atau berdasarkan kondisi bisnis yang sedang dimiliki saat ini. Rencana bisnis yang diajukan untuk ASC akan dievaluasi oleh panel profesional bisnis.

2. Entrepreneur Camp
Peserta yang telah lolos seleksi proposal, akan diundang oleh Astra bersama Badan Inkubator yang telah dipilih oleh Astra untuk mengikuti Entrepreneur Camp selama 3 hari 2 malam secara gratis. Peserta akan dibekali hal-hal menarik mengenai startup dan bersiap untuk sukses di dunia bisnis. Dalam Entrepreneur Camp, peserta juga akan diseleksi menjadi finalis ASC dan berhak mengikuti mentoring.

3. Mentoring
Para finalis ASC berkesempatan mendapatkan pendanaan atau peminjaman modal usaha, pendampingan, dan pelatihan program selama 6 bulan secara gratis baik melalui direct mentoring maupun melalui online. Direct mentoring dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan dan finalis akan dibekali 6 paket modul bisnis secara gratis. Disetiap pertemuan mentoring terdapat mini competition yang akan menentukan klasemen sementara finalis ASC.

4. Astra Startup Challenge Awarding
Tiga finalis ASC dengan nilai klasemen tertinggi akan mendapatkan hadiah uang tunai sebagai dana bantuan usaha oleh Astra dan paket wisata rohani untuk 3 pemenang.

5. Lifetime Coaching
Para finalis berhak mendapatkan kesempatan coaching seumur hidup dengan para ahli dan startup hingga bisnis berkembang dan sukses memiliki revenue yang ditargetkan. Serta berkesempatan menjadi mitra binaan PT Astra International Tbk, Astra Ventura, FIFGROUP, dan Yayasan Dharma Bakti Astra.