Mungkin kita sering mendengar untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis haruslah kerja keras. Tapi ternyata, untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis tidak bisa hanya mengandalkan kerja keras semata namun juga harus kerja cerdas.
Pada artikel ini, kita akan berikan 3 tips kerja cerdas ala marcomm ASC
- Bekerja dengan Data
Bekerja dengan menggunakan data sebagai salah satu sumber utama adalah keharusan di era sekarang, data diolah menjadi berbagai turunan seperti strategi pemasaran, desain sampai fitur produk yang sesuai dan dibutuhkan oleh audience sasaran kita. Pastikan data yang digunakan sudah di tes validitasnya.

Keyword Sepatu Bola di Google Trend
Contoh: A dan B adalah penjual sepatu bola online.
A sudah paham pentingnya data, oleh karena itu A memanfaatkan google trends untuk melihat wilayah mana yang banyak mencari sepatu bola di google trends dan fokus beriklan di wilayah tersebut.
Sedangkan B belum mengerti memanfaatkan data. Alhasil B mengiklankan produknya tidak tepat sasaran.
Tentunya kamu gamau salah langkah karena ga punya data kan?
- Bekerja dengan KPI
KPI atau Key Performance Indicator adalah nilai – nilai kunci yang ditetapkan sebagai poin penilaian performa dari seseorang atau divisi tertentu. Nah sebelum kerja pastikan KPI yang ingin dikejar oleh kamu atau team itu apa, bisa mulai dari peningkatan omzet, peningkatan engagement produk konten dsb.
|
Key Performance Indicator |
Bobot KPI (%) | Satuan | Target | Aktual | Skor | Skor Akhir |
|
Pertumbuhan penjualan |
40 |
Persen | 20 | 27 | 135 | 54 |
|
Target penjualan |
40 |
Unit | 1200 | 1270 | 106 |
42,4 |
| Akuisisi pelanggan baru | 20 | Persen | 15 | 12 | 80 |
16 |
| 100 |
112,4 |
Contoh KPI Sales
- Bekerja dengan sistem
Tanpa sistem, itu seperti kamu jalan di hutan rimba tanpa kompas, bakal berantakan flow-nya. Untuk itu, pastikan kamu sudah membuat flowchart untuk masing – masing pekerjaan. Buat yang sederhana aja yang penting cukup jelas darimana memulai, proses evaluasi sampai tahapan finishing dan reporting.

flowchart pengembangan produk
Setelah kerja cerdas, terus apalagi?
Kerja cerdas bukan berarti menghilangkan faktor kerja keras, karena kedua cara kerja tersebut merupakan kesinambungan yang tidak bisa dipisahkan. Poinnya adalah tentang efektivitas dan efisiensi (menyalurkan energi dan dana semaksimal mungkin secara tepat sasaran). Proses yang disempurnakan dengan cara evaluasi berkala, maka hasil yang diharapkan ada dalam genggaman!

Add a Comment